Berani Memulai dan Berkomitmen Part. 4

Hallo.. Apa kabar semuanya? 

Semoga semakin bertambah semangat kian harinya.?

Bila Anda membaca tulisan saya ini bahkan dari part pertama, 

saya acungkan jempol sekaligus berterima kasih karena artinya perhatian yang telah diberikan merupakan suatu komitmen tersendiri bagi kita untuk sama-sama belajar.

Pada tulisan Part. 2 kita sempat membahas mengenai “MENJUAL” produk barang dan jasa yang Anda miliki. Akan tetapi ada kalanya kenyataan tidak sesuai harapan.

Lirik lagu Peter Pan “Kaki dikepala-Kepala dikaki” selalu terngiang di otak saat menyadari cost produksi meningkat, sedangkan pemasukan berangsur terjun bebas.?

Untuk menghindari hal tersebut harus ada usaha dari pemilik bisnis untuk selalu kreatif berinovasi, salah satunya bisa memulai membuat riset mengenai:

a. Keadaan pasar dan regulasi pemerintah.

b. Kompetitor.

c. Target pelanggan dari produk/jasa yang kita jual.

Hal apa saja sih yang bisa membuat pelanggan tetap loyal membeli produk/layanan yang kita miliki?

Saat kita mengetahui siapakah sosok yang selalu menjadi panutan dari kelompok target penjualan kita. ?

Maka, dari situ kita bisa manfaatkan dan memaksimalkan hubungan yang sudah terjalin di antara mereka.

Cari “tokoh/influencer” yang bisa menjadi icon dari produk/layanan yang kita miliki. Layaknya mengaminkan sebuah doa, khalayak menjadi “latah” untuk selalu update mengenai produk/jasa yang sedang kita pasarkan.

saat namanya disebut, suaranya didengar apalagi kalau mukanya ditampilkan di media, khalayak akan secara spontan mengingat produk/jasa kita.?

Untuk mencapai hal tersebut, ada 6 KPI penting yang menjadi parameter influencer saat mereka melakukan pemasaran terhadap produk/jasa yang kita miliki, diantaranya sbb:

1. Influencer dapat meningkatkan website traffic (lalu lintas situs website produk/jasa kita)

2. Influencer dapat meningkatkan awareness di sosial media (YouTube, Instagram, facebook, twitter atau Snapchat), ini berhubungan dengan konten yang dibuat menciptakan lonjakan permintaan pasar.

3. Influencer dapat meningkatkan engagement rates seperti jumlah klik, like, share, reaksi, komentar, dan penyebutan brand kita di sosial media.

4. Influencer dapat meningkatkan perolehan prospek, penjualan, dan konversi.

5. Influencer dapat meningkatkan penjualan melalui mensosialisasikan tautan afiliasi, kode promo dan masih banyak lagi.

6. Influencer dapat meningkatkan return on investment dengan membantu membangun basis pengikut yang besar.

Duh, telat baca tips di atas, keburu terjadi salah langkah??

Bingung bagaimana mencari jalan keluarnya? ??

Yang ada saat ini usaha sekarang terancam bubar jalan??

Jangan kuatir, setelah ini saya akan memberikan tips dan trik “Bagaimana Cara Pengusaha Dapat Keluar dari Ketakutan Terbesarnya yaitu PAILIT.” ?

Pemasukkan sudah minus masih ada tanggungan hutang pula

Ibarat lampu merah rambu lalu lintas yang tak kunjung berganti kuning apalagi hijau.

Rasanya seperti stuck di perempatan yaang macet, maju tak bisa, mundur apa lagi, mau putar balik pun sulit. ?

Apa saja tips dan trik tersebut? Mau tau saja atau mau tau banget?? 

Mohon bersabar tunggu postingan saya selanjutnya di pekan depan ya ???

Yang tidak bisa menunggu 7 hari 7 malam, bisa klik link berikut: http://bit.ly/kembalihidup

Saya menyadari ilmu saya masih kurang, dan pasti di sini banyak yang lebih sukses ?

Silahkan share bila dirasakan bermanfaat.

#bisnisjanganasal

#KamisSharing

#SharingIsCaring

#ScaleUpUKM

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top
Malcare WordPress Security