Kita Bisa Apa Saat Rupiah Tidak Stabil?

Kita Bisa Apa Saat Rupiah Tidak Stabil?

Berani Memulai dan Berkomitmen Part. 5

Ada yang bisa batu jawab pertanyaan di atas? ?

Ide tanpa action, sampai kapan pun akan tetap menjadi ide, setuju?

Berkat pemikiran ini, serta merta kita tergerak dalam mempertegas ide yang dimiliki untuk membangun sebuah usaha. Entah itu skala usaha kecil dan sederhana, ataupun tak tanggung-tanggung langsung membangun usaha dengan skala besar. Tentu semua diawali dengan harapan yang baik, tapi tak seorang pun dapat memberikan jaminan bahwa usaha yang kita jalani akan selalu beriringan dengan harapannya sehingga menghasilkan hal yang baik pula, betul?

Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan saat ini, berhubung kadung janji dari pekan lalu ingin membahas beberapa tips dan trik “Bagaimana Cara Pengusaha Dapat Keluar dari Ketakutan Terbesarnya yaitu PAILIT.” Akan saya bahas satu-persatu, kita cicil di setiap minggunya.

Sebelum menuju ke tips pertama, mari kita lihat beberapa contoh pengusaha yang telah mendahului kita untuk memulai usaha, merasakan lika-liku pemasaran, bahkan teguh dalam mendaki tebing kesuksesan. Apakah si-Sukses ini merupakan sosok seperti halnya jodoh terakhir bagi para pengusaha? Ternyata ada ada saja krikil bahkan batu besar yang menghalangi, bahkan sampai membuat kita terjatuh ke dalam jurang kebangkrutan.

1. Robert Toru Kiyosaki, lahir 8 April 1947 (71 tahun) adalah seorang investor, usahawan, penulis dan motivator. Tiga dari bukunya yaitu Rich Dad Poor Dad, Rich Dad's CASHFLOW Quadrant, dan Rich Dad's Guide to Investing, telah menjadi 10 buku terlaris secara berkesinambungan di The Wall Street Journal, USA Today serta New York Times. Sayangnya Ia menjadi bangkrut lantaran harus membayar denda hampir US$24 juta (sekitar Rp227 miliar) kepada pendiri dan ketua Learning Annex, Bill Zanker. Learning Annex adalah perusahaan event organizer (EO) yang telah melambungkan nama dan karya Kiyosaki.

2. Yuli Nursanto, usahawan sukses di Ponorogo yang mempertaruhkan seluruh hartanya untuk membiayai proses pemilihan Bupati Ponorogo 2005 lalu. Tak disangka milyaran rupiah habis ia gelontorkan tapi dia hanya duduk di peringkat 4 pemilihan Bupati Ponorogo. Hal itu membuat usahanya yang telah ia rintis habis untuk menutup utang demi pembiayaan pencalonan menjadi bupati.

Ada yang bilang “Banyak action itu bagus. Tapi, bila asal action saja tanpa mengetahui ilmunya, sama saja dengan bunuh diri.” (yang bilang ternyata mas Dewa Eka Prayoga, dalam bukunya 7 Kesalahan Fatal Penguasaha Pemula. Bagi yang penasaran bukunya yang mana dan tulisannya ada di halaman berapa bisa langsung intip dihttp://bit.ly/takjadibangkrut ).

Tips Pertama ini mengajarkan agar pengusaha memperhitungkan dengan benar target yang diinginkan, detail kisaran serta waktu pencapaiannya yang masuk diakal sehingga besar kemungkinan untuk tercapainya. Usaha yang berhasil tidak bisa dicapai dengan pengambilan keputusan tanpa rencana (gambler) serta harus bisa menilai peluang bagus yang tidak boleh kita sia-siakan. Adanya mentor yang berpengalaman pun sangat dibutuhkan dalam meberikan input positif bagi pengusaha.

Wah baru satu tips, masih ada 6 tips lainnya yang sangat disayangkan untuk dilewatkaan

Mohon bersabar tunggu postingan saya selanjutnya di pekan depan ya ? ? ?

Yang tidak bisa menunggu 7 hari 7 malam, bisa klik link berikut: http://bit.ly/kembalihidup

Saya menyadari ilmu saya masih kurang, dan pasti di sini banyak yang sudah lebih sukses ?

Silahkan share bila dirasakan bermanfaat.

#bisnisjanganasal

#KamisSharing

#SharingIsCaring

#ScaleUpUKM

Powered by StoryChief



Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top
Malcare WordPress Security